Foto-foto Launching Buku Puisi Buat Gus Dur "Dari Dam Sengon ke Jembatan Panengel" | Kudus, 28 September 2013

Tuesday, 1 October 2013

Foto oleh bunda Sulis Bambang

Foto oleh Amel

Foto oleh Bagus Burham

Foto dari facebook Abdullah Mubaqi.

Foto oleh Arafat AHC

Link foto selengkapnya,
Facebook bunda Sulis Bambang
Facebook Amel
Facebook Bagus Burham
Facebook Bambang Eka Prasetya
Facebook Arafat AHC 

Sabtu, 28 September 2013
Pukul 20.00 WIB
Rumah Makan Bambu Wulung
Jl. Kudus – Pati KM.5, Ngembalrejo, Kudus, Jawa Tengah, Indonesia.

Biografi Gus Dur (KH. Abdurahman Wahid)
http://id.wikipedia.org/wiki/Abdurrahman_Wahid
http://tunas63.wordpress.com/2009/12/31/biografi-gus-dur-dan-keluarga

Info berita,
http://www.wartamadani.com/2013/09/launching-puisi-dewan-kesenian-kudus.html
http://www.nu.or.id/
http://www.suaramerdeka.com/v2/index.php/read/cetak/2013/09/30/238446/Puisi-untuk-Gus-Dur-Diluncurkan
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/09/25/173292/Dewan-Kesenian-Kudus-Terbitkan-Antologi-Puisi-Gus-Dur
http://www.kompi.org/2013/10/peluncuran-puisi-buat-gus-dur_710.html
http://lukni.blogspot.com/2013/09/puisi-cinta-untuk-gus-dur-dari-dam.html
http://gampang-prawoto.blogspot.com/2013/10/puisi-untuk-gus-dur-diluncurkan.html
http://www.rimanews.com/read/20130925/118678/antologi-puisi-gus-dur-diterbitkan-dewan-kesenian-kudus
http://umk.ac.id/index.php/seputar-kudus/982-inayah-hadiri-peluncuran-buku-puisi-buat-gus-dur/982-inayah-hadiri-peluncuran-buku-puisi-buat-gus-dur

* * *
Sedikit cerita
Acara launching berjalan lancar dan sukses. Banyak yang berdatangan terutama penyair yang puisinya masuk dalam buku antologi puisi. Saya bertemu dengan kawan-kawan penyair muda yang lama tidak jumpa. Dimas Indiana Senja (Brebes-Purwokerto), Muhammad Rois Rinaldi (Cilegon), Mubaqi Abdullah (Semarang), Arafat AHC (Demak), Bagus Burham (Kudus), Sholichudin Al-Gholany (Kudus), Seruni (Solo), Niken Kinanti (Pati), Amel (Brebes), Amien Prop (Rembang), Lukni Maulana (Semarang) beberapa kawan baru Niam At-Majha, Chip dan lain-lain. Beberapa senior, Jumari HS (Kudus), Sosiawan Leak (Solo), bunda Sulis Bambang (Semarang), bu Sus (Sragen), Kidung Purnama (Ciamis), Bambang Eka Prasetya (Magelang), Puji Pistols (Pati), Asyari Muhammad (Jepara), Thomas Budi S (Kudus), Gampang Prawoto dan lain-lain.

Saya menikmati pembacaan puisi oleh penyair-penyair yang tampil. Judul buku puisi "Dari Dam Sengon ke Jembatan Panengel" adalah judul puisi pak Bambang Eka Prasetya. Beliau kemudian menceritakan awal pertemuan dengan Gus Dur kala beliau masih kecil. Ketika itu Gus Dur berusia kira-kira 25 tahunan. Semangat Gus Dur meletup-letup dengan mendirikan semacam pendidikan dan pelatihan bagi anak-anak dan pemuda di Jombang.

Inayah Wahid pun sedikit bercerita bagaimana ia diajari membaca oleh ayahnya, Gus Dur. Ia menulis puisi buat Gus Dur "Bapak Mengajari Membaca" (di sampul belakang buku) dan membacanya di malam launching. Tak ketinggalan pula "Sang Jendral PMK" Sosiawan Leak untuk tampil membawakan puisi-puisinya di akhir acara.

Wali

namamu selalu mengusik hati
para pemburu sunyi sejati
kudalami riwayat
sejengkal keramat

tubuhmu menyimpan aroma wangi
kiranya memang
seorang yang ditasbihkan
sebagai wali

seperti yang orang lihat dan katakan
setiap kata yang kau lontarkan
anekdot jenaka, penghibur hati yang gelisah
mengingatkan pada kisah para sufi
jalan-jalan sunyi Ilahi

entah dari mana ilham itu
sudah jelas bagi orang-orang percaya

tubuhmu menyimpan misteri
kau bawa mati
bersama wangi melati
barangkali memang kau seorang wali
hanya perlu mengamini

Juli 2013

2 Komentar:

http://gampang-prawoto.blogspot.com/2013/10/puisi-untuk-gus-dur-diluncurkan.html

Ekohm Abiyasa said...

Okesip!

Salam

Post a Comment

Bila tertarik ingin berkomentar, memberi kritik maupun saran, silakan ketik komentar Anda di bawah ini.

Salam SABUDI (Sastra Budaya Indonesia)

 
 
 

Postingan Terbaru

Komentar Terbaru

Recent Comments Widget

Trafik

Total Dilihat

 
Kembali ke atas