Hujan dan Sejarah Tua (Dewan Kesenian Daerah Sragen, 20 Desember 2012)

Saturday, 22 December 2012

namamu tak lepas dari ingatanku tentang lagu hujan
tentang gerimis yang menyalin sejarahsejarah usang
tentang gelisah akan kerinduan

aku masih berdiri memaku sunyi
merunut sejarah tua yang berdebu kini
adakah kau kini membara seperti dahulu
ketika api perlawanan menyala dari Pangeran Mangkubumi
melawan kompeni dan segala penjajahan

Jakal KM 14 Jogja, 06 Oktober 2012

*) Ekohm Abiyasa

* Termaktub dalam Antologi 127 Penyair: Dari Sragen Memandang Indonesia. Dewan Kesenian Daerah Sragen, 20 Desember 2012
Selengkapnya: Hujan dan Sejarah Tua (Dewan Kesenian Daerah Sragen, 20 Desember 2012)

Bincang "Lalita" dan 7 Langkah Menulis bersama Ayu Utami | 27 Desember 2012

Sumber facebook Balai Soedjatmoko 
Selengkapnya: Bincang "Lalita" dan 7 Langkah Menulis bersama Ayu Utami | 27 Desember 2012

Sayembara Esai Sastra Boemipoetra | DL 30 April 2013

Djoernal sastra terpenting boemipoetra mengadaken lomba penoelisan essai boekoe djoernal sastra boemipoetra terboeka oentoek oemoem.

Ketentoean:
1- naskah diketik 1,5 spasi. jenis font times newroman. minimal 6.000 karakter. halaman letter.
2- itoe naskah dikirim paling lambat 30 april 2013 ke email: ruangplus@gmail.com
3- 50 essai pilihan akan diboekoeken dan 50 peserta essai pilihan akan mendapatken itoe boekoe essai boekoe djoernal sastra boemipoetra. 5 (lima) essai terbaik akan mendapatken oeang masing-masing Rp1.000.000 ditambah piagam.
4- panitia berhak mempoeblikasiken 50 essai pilihan.

Oentoek mendapatken itoe boekoe djoernal sastra boemipoetra hoeboengi :
– gito waluyo
08567870711
– saut situmorang
0816683770
– kusprihyanto namma
085790217124
– irwan bajang
085725067077
– iwan gunadi
081286078246

Sumber http://infosastra.com/2012/12/sayembara-esai-sastra-boemipoetra/
Selengkapnya: Sayembara Esai Sastra Boemipoetra | DL 30 April 2013

Lomba Cerpen Islami “Budaya Islami” | DL 15 Pebruari 2013

Tema : Budaya Islami Masa Kini

Ketentuan Lomba 
 Peserta Lomba :
– Pelajar, Mahasiswa dan Umum Berumur 12-35Tahun
– Berwarga Negara Indonesia
– Tema tentang Budaya Islam masa kini atau Cerita Islami yang memberikan Pesan Moral Kehidupan

Ketentuan Lomba ;
– Font Time New Roman, Besar Huruf 12pt dan Spasi 1,5
– Peserta hanya memperbolehkan mengirim satu judul cerpen terbaiknya.
– Naskah belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apapun.
– Naskah tidak sedang diikutkan lomba sejenis.
– Nakah tidak mengandung unsure sara dan pornografi
– File dikirim di lampiri Scan KTP/KTM/SIM
– Biodata diri ditulisdilembar yang berbeda
– Naskah dikirim lewat email arjuna.satya@gmail.com
– Pengiriman dimulai 13 Desember – 15 Februari 2013
– Pemenang akan diumumkan tanggal 8 Maret 2013 dalam acara Talk Show Penulisan Kreatif Bersama Lembah Penyair dan FLP Lamongan
– Peserta Wajib Membayar Uang Pendaftaran Sebesar Rp.10.000 dikirim ke Rekening Mandiri 900-00-0417839-9 an. Muhammad Aminudin.
– Tanda Bukti Transfer disertakan dilampiran berupa bentuk scan beserta Scan Biodata diri KTP/KTM/SIM.
– Pengumuman dapat dilihat di FB FLP LAMONGAN

TOTAL HADIAH Uang Tunai Sebesar Rp. 4500.000
Juara Pertama : Sertifikat + Pakaet Buku Sebesar 350.000 dan Uang Tunai Rp.2000.000
Juara Kedua : Sertifikat + Pakaet Buku Sebesar 250.000 dan Uang Tunai Rp.1.500.000.
Juara Ketiga : Sertifikat + Pakaet Buku Sebesar 150.000 dan Uang Tunai Rp.1.000.000.

Acara ini Kerjasama FLP LAMONGAN dengan Komunitas Lembah Penyair

INFO LOMBA : IM3 085648179812. XL : 081803237878

Sumber http://infosastra.com/2012/12/lomba-cerpen-islami/
Selengkapnya: Lomba Cerpen Islami “Budaya Islami” | DL 15 Pebruari 2013

Daniel Defoe (1660-1731)

Monday, 17 December 2012

Daniel Defoe (1660-1731) Novelis dan jurnalis Inggris, pengarang kisah terkenal, Robinson Crusoe (1719), cerita tentang seorang lelaki yang terdampar di sebuah pulau, dan Moll Flanders (1722), kisah perempuan yang terpaksa menentukan jalan hidupnya sendiri. Bersama Samuel Richardson, Defoe dianggap sebagai pendiri novel Inggris. Sebelum Defoe, cerita-cerita biasanya ditulis dalam bentuk puisi panjang atau drama. Dia menghasilkan sekitar 200 karya prosa non-fiksi, dan sekitar 2000 esai pendek
Daniel Defoe lahir pada 1660 di London, Inggris, sebagai putra dari James Foe, seorang pedagang dan anggota Perusahaan Butcher. Ayahnya sangat puritan, dan sifatnya itu kelak kadang muncul dalam tulisan Defoe. Keluarga Foe adalah anggota aliran Dissenter, Kristen Protestan yang tak mengikuti Gereja Anglikan. Dia belajar di Charles Morton Academy, London. Usaha Defoe mengalami kegagalan dan membuat hutangnya menumpuk, sekitar 17.000 pondsterling. Pada 1684 dia menikahi Marry Tutffley. Defoe sempat terlibat dalam pemberontakan Monmouth pada 1685 melawan James II. Ketika bersembunyi di sebuah gereja setelah pemberontakan dipadamkan, dia melihat nama Robinson Crusoe terpahat di sebuah batu, dan dari sinilah nama tokoh novelnya yang terkenal itu berasal. Defoe menjadi pendukung William, bergabung dengan tentaranya pada 1688 dan menjadi pedagang sukses. Dari 1695 sampai 1699 dia menjadi akuntan dan kemudian bekerja pada perusahaan batako dan tegel, tetapi bangkrut. Pada 1702 Defoe menulis pamfletnya yang terkenal, The Shortest Way With the Dissenters. Dalam tulisan itu dia meniru-niru retorika High Anglican Tories dan seolah-olah menentang pembantaian terhadap anggota aliran Dissenter. Karena tulisan ini Defoe ditangkap pada Mei 1703 tetapi kemudian dibebaskan dengan syarat menjadi petugas intelejen untuk Robert Harley. Ketika di penjara dia menulis puisi Hymn to the Pillory (1703). Puisi ini dijual di jalan-jalan. Ketika Tories jatuh dari kekuasaannya Defoe melanjutkan kerjanya sebagai intelejen untuk pemerintah Whig.

Pada masanya Defoe dianggap sebagai jurnalis yang tak bermoral dan jahat. Defoe menggunakan sejumlah nama samaran seperti Eye Witness, T.Taylor, dan Andrew Morton. Nama samarannya yang paling aneh adalah “Heliostrapolis, secretary ot the Emperor of the Moon,” dipakai dalam tulisan sindiran politiknya, The Consolidator, atau Memoirs of Sundry Transactions from the World in the Moon (1705). Tulisan-tulisan politiknya banyak dibaca orang dan membuatnya mempunyai banyak musuh. Dia menerbitkan A Review of the Affairs of France, and of All Europe (1704-1713), menjadi editor Mercurius Politicus (1716-1729), Manufacturer (1720) dan Director (1720-21).

Pada April 1719 terbitlah novel Robinson Crusoe yang sebagian didasarkan pada memoir dari para petualang, seperti Alexander Selkrik, yang pernah dibuang ke kepulauan Juan Fernandez, ratusan mil dari pantai Chili, selama empat tahun empat bulan. Pada awalnya Defoe kesulitan mencari penerbit untuk buku itu sebelum akhirnya menerima £10 untuk naskahnya. Kisah Robinson Crusoe yang berbentuk prosa sederhana dengan karakter yang jelas dan situasi yang realistik ini telah mempesona banyak pembaca, seperti Joachim Heinrich Campen, Jules Verne, Stevenson, Johann Wyas, Michael Tournier, J.M Coetzee dan para pengarang kisah-kisah model Robinson lainnya.

Selama tahun-tahun terakhir hidupnya Defoe berkonsentrasi pada penulisan buku. Pada usia 62 tahun dia menerbitkan Moll Flanders, A Journal of the Plague Year dan Colonel Jack (1722). Karya besar fiksinya yang terakhir adalah Roxana (1724). Selain itu Defoe juga menulis beberapa karya sejarah, A Tour Through the Whole Island of Great Britain (1724-1727, 3 jilid) sebuah buku panduan; The Great Law of Subordination Considered (1724), sebuah kajian perlakuan terhadap budak; The Complete English Tradesman (1726); The Political History of the Devil (1726) dan An Essay on the History and Reality of Apparitions (1727), keduanya adalah buku tentang alam gaib atau supranatural. Defoe meninggal pada 24 April 1731, di Moorfields.

Judul lengkap novel Robinson Crusoe (1719) sangat panjang, yakni The Life and Strange Surprizing Adventures of Robinson Crusoe, Of York, Mariner: Who Lived Eight and Twenty Years, All Alone in an Un-inhabited Island on the Coast of America, Near the Mouth of the Great River of Oroonoque; Having Been Cast on Shore by Shipwreck, Wherein All the Men Persihed but Himself. With an Account how he was at last as Strangely Deliver’s by Pyrates. Written by Himself. Dalam novel ini dikisahkan Robinson Crusoe dari keluarga kelas menengah yang kaya, yang kapalnya karam dan dia terdampar di sebuah pulau dan tinggal sendirian di sana selama 28 tahun, sampai akhirnya dia menyelamatkan budak yang akan dimakan suku kanibal. Budak ini diberi nama Friday. Crusoe dan Friday pada akhirnya berhasil pergi dari pulau itu setelah mengalami beberapa peristiwa yang menegangkan. Kesuksesan buku ini membuat Defoe menulis sekuelnya, The Farther Adventures of Robinson Crusoe, juga terbit pada 1719. Novel Robinson Crusoe mengilhami banyak drama dan banyak film, antara lain film Mr. Robinson Crusoe (1932), Robinson Crusoeland (1950), The Adventures of Robinson Crusoe (1953), Robinson Crusoe on Mars (1964), Robinson Crusoe and the Tiger (1969), Man Friday (1975), Crusoe (1989), dan Robinson Crusoe (1996).


All about Daniel Defoe:



Selengkapnya: Daniel Defoe (1660-1731)

Serapium Catalogue: List buku, review, saran dan diskusi buku

List buku, review, saran dan diskusi buku

Serapium Catalogue Kaskus
http://archive.kaskus.co.id/thread/1082181/
Selengkapnya: Serapium Catalogue: List buku, review, saran dan diskusi buku

Novel Robinson Crusoe, Petualangan yang Mengagumkan

Robinson Crusoe – Petualangan yang Mengagumkan

Judul : Robinson Crusoe
Penulis : Daniel Defoe
Penerbit : Bentang Pustaka
Halaman : 386 Halaman

Yang pertama kulakukan adalah melihat-lihat dulu tempat itu dari dekat dan mencari tempat untuk mendirikan rumah. Aku tak tau dimana aku berada. Juga tak tau apakah ini sebuah pulau atau benua, apakah berpenghuni atau kosong.

Robinson Crusoe, seorang pemuda yang berasal dari keluarga kaya berkebangsaan Inggris. Ayahnya seorang pedagang yang sukses dan berharap sang anak menjadi seorang ahli hukum kelak. Namun bukan impian seorang Robinson untuk hidup nyaman dengan hartanya, ia lebih memilih menjadi seorang pelaut. Crusoe kabur dari rumah hanya untuk menemui bencana. Kapal yang dibajak, menjadi budak, hingga kapal yang karam dihantam badai.

Sampai pada akhirnya Crusoe terdampar di sebuah pulau terpencil tak berpenghuni. Di pulau tersebut, dia mempelajari semuanya dari awal dengan peralatan seadanya. Peralatan itu dia dapatkan dari kapalnya yang hampir karam tak jauh dari pulau itu. Dari mulai membuat rumah, perkakas dapur, menumbuhkan padi dan gandum, membuat kapal, menjinakkan binatang hingga beternak. Robinson melanjutkan hidup dan belajar dengan keterbatasan. Tak ada teknologi dan komunikasi dengan sesama manusia. Sempat ia menyalahkan takdir dan menyesal, namun itu tidak melunturkan semangat hidupnya. Dalam kesendiriannya, Crusoe justru menjadi lebih dekat dengan Tuhan, lebih mensyukuri hidup dengan segala sesuatu yang dimilikinya.

Crusoe memutuskan kembali berlayar ke Inggris setelah menghuni pulau itu selama 28 tahun 2 bulan dan 19 hari. Bukan waktu yang singkat. Bagaimana dia bisa kembali ke Inggris? Dan bagaimana kehidupannya setelah sekian lama tidak bersosialisasi dengan manusia? Silahkan baca ya.

Saya suka buku sejenis ini, sebuah novel petualangan. Hampir sebagian besar cerita ini berseting di pulau terpencil itu. Daniel Defoe menggunakan sudut pandang orang pertama, sehingga saya seperti membaca sebuah diary seoarang petualang. Sangat detil dalam menjelaskan perasaan dan pekerjaan yang dilakukan. Jujur saja, novel ini membosankan pada awalnya. Namun menjadi seru setelah Crusoe terdampar dan petualangan yang sebenarnya dimulai. Novel ini diterbitkan pertama kali pada tahun 1719 dan mengambil latar waktu tahun 1651 sampai 1687. Novel yang terasa klasik namun masih bisa dinikmati di abad 21 sekarang ini.

Rate 3/5

Sumber Serapium Kaskus
Sinopsis lainnya http://www.bukabuku.com/browse/bookdetail/4350/robinson-crusoe.html
Link lain http://en.wikipedia.org/wiki/Robinson_Crusoe
Film http://files.indowebster.com/download/files/robinson_crusoe_1
Novel sub English http://www.planetpdf.com/planetpdf/pdfs/free_ebooks/robinson_crusoe_bt.pdf

* * *
Ini adalah salah satu dan mungkin satu-satunya yang masih menempel terus di kepalaku. Bacaan petualangan sewaktu sekolah MTs. kelas 2 mungkin atau malah kelas 1 tahun 2002-2004. 
Selengkapnya: Novel Robinson Crusoe, Petualangan yang Mengagumkan

 
 
 

Postingan Terbaru

Komentar Terbaru

Recent Comments Widget

Trafik

Total Dilihat

 
Kembali ke atas