Twitter + Facebook
Ruang Arsip
-
▼
2015
(26)
- April 2015 (6)
- March 2015 (8)
- February 2015 (8)
- January 2015 (4)
-
►
2014
(93)
- December 2014 (2)
- October 2014 (4)
- September 2014 (1)
- August 2014 (6)
- July 2014 (9)
- June 2014 (7)
- May 2014 (4)
- April 2014 (15)
- March 2014 (6)
- February 2014 (13)
- January 2014 (26)
-
►
2013
(126)
- December 2013 (8)
- November 2013 (4)
- October 2013 (11)
- September 2013 (7)
- August 2013 (6)
- July 2013 (12)
- June 2013 (32)
- May 2013 (19)
- April 2013 (2)
- March 2013 (13)
- February 2013 (4)
- January 2013 (8)
-
►
2012
(294)
- December 2012 (18)
- November 2012 (48)
- October 2012 (117)
- September 2012 (2)
- August 2012 (1)
- July 2012 (1)
- June 2012 (3)
- May 2012 (5)
- April 2012 (42)
- March 2012 (24)
- February 2012 (5)
- January 2012 (28)
-
►
2011
(18)
- December 2011 (5)
- November 2011 (2)
- October 2011 (7)
- September 2011 (2)
- May 2011 (2)
-
►
2010
(2)
- October 2010 (2)
-
►
2009
(9)
- December 2009 (1)
- May 2009 (1)
- March 2009 (5)
- January 2009 (2)
-
►
2008
(5)
- September 2008 (1)
- August 2008 (2)
- February 2008 (2)
-
►
2007
(4)
- December 2007 (4)
Ruang Sunyi
Ruang Pengunjung
Translate
Showing posts with label puisi menolak korupsi. Show all posts
Showing posts with label puisi menolak korupsi. Show all posts
Redirect Postingan 'Gerakan Puisi Menolak Korupsi'
Monday, 6 January 2014
Segala postingan seputar 'Gerakan Puisi Menolak Korupsi' (agenda, info road show, foto-foto dan dokumentasi) saya alihkan ke blog baru di bawah ini. Silakan berkunjung. Terima kasih.
Diposkan oleh Unknown di 1/06/2014 03:47:00 pm 0 Komentar
Label puisi menolak korupsi
Penerbitan Antologi PUISI MENOLAK KORUPSI Jilid 3 Pelajar Indonesia (SD, SMP, SMA) GRATIS!
Sunday, 5 January 2014
![]() |
| Sumber gambar |
![]() |
| Klik gambar untuk memperbesar. Sumber gambar. |
Undangan untuk Bergabung dalam Penerbitan Buku
Kumpulan PUISI MENOLAK KORUPSI Jilid 3, Pelajar Indonesia
Salam,
Mencermati berbagai informasi serta menyerap banyak respon menyoal Gerakan PUISI MENOLAK KORUPSI (PMK) utamanya dari kalangan pelajar, kami berencana menerbitkan Buku Kumpulan PMK Jilid 3 yang memuat karya para pelajar dari seluruh pelosok Indonesia.
Penerbitan tersebut mendesak dilakukan sebab makin maraknya tindak korupsi (hingga kasus-kasus terkini), di samping karena korupsi tidak bisa dihentikan dalam waktu singkat serta cenderung membutuhkan perjuangan yang lama dan panjang. Dari sudut pandang inilah pelajar sebagai generasi masa depan memiliki peran penting dan mendasar dalam membangun perikehidupan berbangsa & bernegara yang lebih bermartabat di jaman mendatang.
Proses penerbitan PMK Jilid 3 tersebut akan mengutamakan azas kemandirian berdasar manajemen yang transparan, guna mengawal fungsi & kedudukan puisi (karya sastra) sebagai pembangun watak dan moral manusia ke arah kehidupan yang lebih beradab dan berkebudayaan.
Penerbitan tersebut bersifat nirlaba, tanpa biaya dan terbuka bagi siapa pun yang berstatus Pelajar Indonesia dari tingkat SD, SMP, SMA, dan yang sederajat. Oleh karena itu kami memohon dukungan konkret kawan-kawan pelajar untuk mengirimkan puisi dengan syarat:
1. Puisi adalah karya asli, bukan jiplakan atau saduran (dikuatkan dengan surat pernyataan).
2. Puisi bertema korupsi, ditulis dalam gaya bebas (sesuai ekspresi masing-masing penulisnya).
3. Setiap pelajar diperbolehkan mengirimkan lebih dari 1 judul puisi.
4. Puisi disertai data diri, alamat (rumah & sekolah), copy kartu pelajar serta foto close up dikirim ke:
email: sosiawan.leak@yahoo.com
atau inbox FB: Leak Sosiawan
atau alamat: Sosiawan Leak, Jl. Pelangi Utara III, No 1, Perumnas Mojosongo, Solo 57127.
5. Puisi berikut perlengkapannya dapat dikirim sejak 1 Desember 2013 hingga 1 Pebruari 2014.
6. Puisi yang masuk akan diseleksi secara obyektif, serta diterbitkan pada 31 Maret 2014.
7. Pelajar yang puisinya lolos seleksi akan mendapatkan Buku Kumpulan PMK Jilid 3 masing-masing 2 eksemplar secara cuma-cuma.
8. Setelah perencanaan matang, Buku Kumpulan PMK Jilid 3 tersebut akan di launching secara mandiri & nirlaba di sejumlah kota di Indonesia dengan melibatkan penulisnya.
9. Ketentuan lain yang belum tercantum dalam edaran ini dapat dikomunikasikan langsung kepada kami.
Terima kasih, kami tunggu respon kawan-kawan pelajar. Semoga tuhan selalu melindungi kita.
Salam hangat, doa kuat!
Sosiawan Leak
(Koordinator Gerakan Puisi Menolak Korupsi)
Sumber facebook
Postingan serupa http://dennimlz.blogspot.com/2013/12/penerbitan-buku-kumpulan-puisi-menolak.html
dan http://gerakanpuisimenolakkorupsi.blogspot.com/2013/12/penerbitan-antologi-puisi-menolak.html
Diposkan oleh Unknown di 1/05/2014 06:25:00 pm 0 Komentar
Link-link Berita atau Info "Puisi Menolak Korupsi"
Thursday, 25 July 2013
BERAGAM
berita di Website kegiatan Road Show Puisi Menolak Korupsi (PMK) di
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedikit aku kumpulkan. Tentu
masih banyak jika di media online, seperti di Blog, kompasiana maupun
media-media online dari kawan-kawan.
Mari kita HIASI DUNIA MAYA dengan PUISI MENOLAK KORUPSI.
1. http://nasional.sindonews.com/read/2013/09/27/15/788205/abraham-samad-tolak-korupsi-melalui-puisi
2. http://satuharapan.com/ content-photo/read/ kpk-gelar-bedah-buku-puisi-meno lak-korupsi/
3. http://www.tempo.co/read/news/ 2013/09/27/063517162/ p-Penyair-Indonesia-Gebrak-KPK- dengan-Sajak
4. http://www.rmol.co/read/2013/ 09/27/127151/ Gerakan-Puisi-Menolak-Korupsi-M anggung-di-KPK-
5. http://www.sayangi.com/hukum1/ read/6820/ penyair-gebrak-kpk-dengan-puisi -menolak-korupsi
6. http://nasional.inilah.com/ read/detail/2033385/ ketika-pimpinan-kpk-bernyanyi-d an-membaca-puisi
7. http://kpk.go.id/streaming/ puisi-dan-pemberantasan-korupsi /
8. http://beritahukum.com/ detail_berita.php?judul=KPK+Bed ah+Buku+Puisi+Menolak+Korupsi& subjudul=Buku
9. http://www.solopos.com/2013/ 09/29/ buku-puisi-menolak-korupsi-4516 93
10. http://indonesiarayanews.com/ read/2013/09/27/83888/ melawan-korupsi-lewat-puisi
11. http://news.liputan6.com/read/ 704692/ cegah-korupsi-ketua-kpk-baca-pu isi
12. http://www.harianjogja.com/ baca/2013/09/29/ buku-puisi-menolak-korupsi-4516 93
13. http://www.jurnas.com/news/ 108703/ Tolak_Korupsi_Lewat_Puisi/1/ Nasional/Hukum
14. http://www.antarafoto.com/ peristiwa/v1380281401/ buku-puisi-menolak-korupsi
15. http://nasional.kontan.co.id/ news/ kpk-gelar-acara-baca-puisi-anti -korupsi/2013/09/27
16. http://www.centroone.com/news/ 2013/09/4y/ ratusan-sastrawan-tolak-korupsi -lewat-puisi/
17. http://www.riaupos.co/ 34963-berita-penyair-riau-baca- puisi-di-kpk.html
18. http://pesatnews.com/read/ 2013/09/27/35628/ gerakan-puisi-menolak-korupsi
19. http://www.sragenpos.com/2013/ buku-puisi-menolak-korupsi-4516 93
20. http://www.antaranews.com/ foto/52874/ buku-puisi-menolak-korupsi
21. http://sindikasi.net/warta/ gerakan.puisi.menolak.korupsi.m anggung.di.kpk
22. http://utama.seruu.com/read/ 2013/09/27/184816/ kpk-gandeng-seniman-kampanyekan -anti-korupsi
23. http://www.pedomannews.com/ korupsi-dan-ham/ 24342-seniman-perangi-korupsi-l ewat-puisi
24. http:// www.haluanriaupress.com/ index.php/daerah/halaman-17/ 19559-penyair-riau-baca-puisi-d i-kpk.html
25. http://obyektif.com/news/view/ 2013/09/28/ laskar-pmk-gerudug-kpk
26. http://www.loveindonesia.com/ news/id/news/detail/272603/ ratusan-sastrawan-tolak-korupsi -lewat-puisi
Salam Hangat Doa Kuat - Lukni Maulana
Sumber grub PMK
Diposkan oleh Unknown di 7/25/2013 10:43:00 am 0 Komentar
Label puisi menolak korupsi
Kobaran Api di Road Show III Puisi Menolak Korupsi Banjarbaru
Wednesday, 24 July 2013
Tulisan Samsuni Sarman tentang Road show Puisi Menolak Korupsi yang ketiga di Banjarbaru, Kalsel. Silakan disimak, di sini.
Diposkan oleh Unknown di 7/24/2013 03:48:00 am 0 Komentar
Label puisi menolak korupsi
Jendral Penyair (KORAN BAROMETER Sabtu, 20 Juli 2013)
Saturday, 20 July 2013
"Jika
para penegak hukum memiliki wilayah kuasa hukum, maka para penyair
memiliki wilayah budaya untuk turut andil dalam perlawanan terhadap
korupsi"
Sumber grup PMK.
Sumber grup PMK.
Diposkan oleh Unknown di 7/20/2013 01:32:00 pm 0 Komentar
Label puisi menolak korupsi
Kumpulkan Ribuan Puisi, Keliling ke Pelosok Nusantara (Suara Merdeka, 17 Juli 2013)
Wednesday, 17 July 2013
Gerakan melawan korupsi tak hanya dilakukan penegak hukum, aktivis,
atau mahasiswa. Penyair pun tak mau kalah. Dikoordinasi penyair asal
Solo Sosiawan Leak, mereka punya cara tersendiri untuk melakukannya.
RUMAH penyair
Sosiawan Leak teduh. Kediaman dedengkot kelompok Teater Klosed itu
juga unik. Ada sentuhan teatrikal pada bentuk arsitekturalnya. Siapa pun
yang menyusuri Jalan Pelangi Utara III Kelurahan Mojosongo, Kecamatan
Jebres, Kota Surakarta akan mudah menemukannya.
Bahkan tanpa
harus melihat teraan angka 1 yang menjadi penanda rumah itu. Namun
berbeda dari rumah tersebut, si pemilik justru sulit ditemui, apalagi
minggu atau bulan-bulan belakangan ini.
Selain kegiatan teater dan
kepenyairan, ada lagi kesibukan yang membuatnya susah dijumpai.
Sosiawan tengah menjadi koordinator Gerakan Penyair Anti Korupsi.
Kesibukan itulah yang membuat dia jarang berada di rumah, akhir-akhir
ini.
‘’Kami para penyair memang sedang membuat gerakan untuk
melawan korupsi. Kebetulan saya yang diserahi tugas sebagai
koordinator,’’ ujarnya, Selasa (16/7).
Tapi bagaimana para penyair
melawan korupsi? Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang punya kuasa
hukum saja masih terus bekerja keras.
Justru inilah yang menarik.
Sebab, meskipun di wilayah hukum tidak memiliki kuasa, mereka merasa
masih memiliki wilayah budaya. Sementara, korupsi yang terjadi di Tanah
Air sering dipandang ’’sudah membudaya’’.
’’Sebenarnya saya tidak
terlalu setuju dengan istilah budaya korupsi. Sebab menurut saya istilah
budaya itu berkenaan dengan sesuatu yang baik dan positif. Tapi baiklah
kalau memang itu dianggap sebagai budaya, maka obatnya menurut saya dan
kawan-kawan berarti juga harus lewat budaya,’’ jelas mantan mahasiswa
FISIP UNS itu.
Karena itu, menurut dia, gerakan para penyair
tersebut bukanlah gerakan politik atau advokasi hukum, melainkan murni
gerakan kebudayaan. Maka, cara melakukan perlawanan tidak dengan
demonstrasi, meski sebenarnya mereka mampu menggalang masa. Mereka punya
cara sendiri.
Jika demikian, apakah berarti puisi akan digunakan
sebagai sarana untuk melawan korupsi? Benar, dan itulah yang membuat
kian menarik. Sosiawan kemudian menunjukkan sebuah buku setebal lebih
dari 450 halaman berjudul Puisi Menolak Korupsi yang diterbitkan Mei
lalu.
’’Inilah hasil dari Gerakan Penyair Anti Korupsi. Sebuah
buku kumpulan puisi yang temanya tentang antikorupsi,’’ tandas lelaki
kelahiran Solo, September 1967 tersebut.
Roadshow
Menurut
Sosiawan, untuk membiayai produksi buku, para penyair iuran atau
patungan. Jumlah iuran dibatasi minimal, namun tidak secara maksimal.
’’Yang
memberi iuran, uangnya tidak akan hilang begitu saja, sebab akan
dikembalikan dalam wujud buku sesuai dengan nilai iurannya,’’ katanya.
Hal
menarik lain dari buku itu adalah kuantitas kekaryaan. Ada ratusan
puisi berisi semangat perlawanan terhadap korupsi hasil karya 85 penyair
dari berbagai kota dan daerah, mulai Sabang sampai Merauke. Itu
merupakan hasil seleksi dari ribuan pusi.
’’Padahal saya hanya
mengumumkan lewat jejaring sosial baik via email maupun Facebook. Yang
mengirim ternyata ribuan,’’ jelas Sosiawan.
Kondisi itu memberi
gambaran betapa isu korupsi sangat menggelisahkan kalangan penyair.
Lantas, setelah menjadi buku, apakah perlawanan itu berhenti? Tidak,
justru itu baru dimulai.
Sebab, buku kumpulan puisi tentang
antikorupsi disosialisasikan keliling Nusantara. Istilah Sosiawan Leak,
di-roadshow-kan. Selain pembacaan puisi, dalam sosialisasi juga ada
diskusi dengan narasumber para ahli hukum dan sastrawan. Sosialisasi
dilakukan dengan cara swadaya oleh para penyair daerah yang menjadi tuan
rumah.
’’Sudah ada beberapa sosialisasi yang kami lakukan.
Pertama di makam Bung Karno di Blitar 18 Mei lalu. Kedua di halaman
gedung DPRD Tegal awal Juni lalu. Lalu yang ketiga di Banjar Baru,
Kalimantan Selatan pada 28 Juni. Rencana ke depan, jadwal sudah
menumpuk, keliling daerah di seluruh pelosok Nusantara,’’ imbuhnya.
Sementara
sosalisasi terus dilakukan, desakan penyair lain yang ingin terlibat
juga cukup tinggi. Muncullah ide untuk menerbitkan buku Puisi Menolak
Korupsi jilid II. Hingga kemarin sudah ada 209 penyair yang bersedia
terlibat.
’’Seperti ini memang seharusnya karya sastra itu.
Menurut saya, karya sastra mestinya mengawal tranformasi sosial. Harus
menginspirasi proses-proses kehidupan. Bukan malah menjauh,’’ tutur
Sosiawan.
Dia menambahkan, isi buku tersebut secara umum memang
berupa puisi. Namun puisi itu diolah secara kreatif lewat sudut pandang
yang berbeda. Hal itu mengingat kultur yang dibawa para penyair dari
Sabang sampai Merauke yang beragam.
’’Ada yang suka kesunyian
menyampaikan dengan puisi sunyi, ada yang suka teriak juga diungkapkan
dengan teriakan. Ada tema korupsi dengan kaca mata dunia anak, ada yang
dengan analogi cerita binatang,’’ katanya.
Begitulah, bermula
dari tantangan penyair asal Semarang Heru Mugiarso, Sosiawan Leak dan
kawan-kawannya sesama penyair membuat sebuah gerakan antikorupsi lewat
dunia puisi. Kini bukan hanya empat penyair yang patungan, tapi sudah
mencapai ratusan orang jumlahnya. Bukan tidak mungkin nanti akan
mencapai ribuan. (Wisnu Kisawa-59)
Sumber Suara Merdeka dan PMK
Diposkan oleh Unknown di 7/17/2013 11:38:00 pm 0 Komentar
Label puisi menolak korupsi
Foto-foto Road Show III, "Puisi Menolak Korupsi" di Panggung Bundar Minggu Raya, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, 28 Juni 2013
Sunday, 30 June 2013
28 Juni 2013 di Panggung Bundar Minggu Raya, Banjarbaru, Kalimantan Selatan
Foto oleh Kidung Purnama
Video;
http://www.youtube.com/watch?v=HXi2lzUAIIg&feature=youtu.be
Sumber;
Facebook Sosiawan Leak
Facebook grup Puisi Menolak Korupsi
Berita
http://www.handilbakti.com/2013/06/kobaran-api-di-road-show-iii-puisi.html
Foto oleh Kidung Purnama
Video;
http://www.youtube.com/watch?v=HXi2lzUAIIg&feature=youtu.be
Sumber;
Facebook Sosiawan Leak
Facebook grup Puisi Menolak Korupsi
Berita
http://www.handilbakti.com/2013/06/kobaran-api-di-road-show-iii-puisi.html
Diposkan oleh Unknown di 6/30/2013 04:56:00 am 0 Komentar
Label galeri, puisi menolak korupsi
Subscribe to:
Posts (Atom)


























































